PEKALONGAN, smpantura — Suasana penuh semangat, haru, dan kebanggaan menyelimuti halaman SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan, Selasa (1/9). Ribuan jejak perjuangan selama 71 tahun kembali di kenang dalam Puncak Peringatan Milad ke-71 SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Pekalongan, yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 15.00 WIB.
Mengusung semangat ”Bertumbuh, Berprestasi dan Menginspirasi”, Milad ke-71 tidak sekadar menjadi momentum perayaan usia sekolah. Lebih dari itu, Milad menjadi refleksi perjalanan panjang SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan dalam mencetak generasi yang Islami, Unggul dan Kreatif, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara sekolah, alumni, persyarikatan, orang tua, komite, dan masyarakat.
”Rangkaian Milad telah di mulai sehari sebelumnya, Senin (31/8) melalui berbagai perlombaan tingkat SMP/MTs se-Pekalongan Raya,” ujar Waka Humas SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, Pasrum Afandi.
Antusiasme para pelajar terlihat dalam tiga cabang lomba, yakni Solo Song sebanyak, Story Telling Contest sebanyak, dan Video Pendek.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan untuk memberikan ruang kepada generasi muda agar berani tampil, berkarya, berkompetisi secara sehat, serta mengembangkan potensi dan kreativitasnya.
Puncak Milad di awali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang di bacakan oleh Mar’atul Qibtiyah, siswi kelas XI-1, dan Amanda, siswi kelas X-1. Nuansa religius kemudian berpadu dengan semangat kebangsaan melalui lagu Indonesia Raya. Di lanjutkan Sang Surya, serta Mars dan Himne SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan.
Mars dan Himne SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan tersebut merupakan karya Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Pekalongan, H. Suharyanto, S.Pd. Rangkaian acara kemudian di lanjutkan dengan sambutan Kepala SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan, Amilah, S.Pi., dan Ketua PCM Pekajangan, H. Abdul Shomad, SE. Salah satu bagian yang paling di nantikan para siswa adalah sesi motivasi dari dua alumni yang kini menjadi tokoh penting di tingkat nasional. Motivasi pertama di sampaikan oleh Dr. HM Aditya Warman, S.Psi., MBA, alumni SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan yang kini di percaya sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan RI.
Motivasi
Aditya Warman menyampaikan, motivasi secara interaktif dan komunikatif. Para siswa tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi di ajak terlibat dalam dialog, serta menjawab pertanyaan. Dan berani menyampaikan cita-cita serta pandangan mereka tentang masa depan. Pesan yang di bangun adalah bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan. Anak-anak SMUHI di dorong untuk berani bermimpi besar, memiliki karakter, terus belajar, membangun jejaring, dan tidak takut menghadapi kegagalan.



