Mbak Suci Kobarkan Semangat Militansi

BATANG, smpantura -“ASSALAMUALAIKUM yok apa kabare, sehat kabeh ta ?,”ujar Suciwati saat tiba di Sekretariat Omah Tani di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (12/1).

Kedatangan istri Munir itu untuk bertemu dengan aktivis Kampung Hijrah,Serikat Pekerja Nasional (SPN), dan anggota Omah Tani. Bagi istri mendiang Munir, kedatanganya ke Sekretariat Omah Tani di Bandar itu ibarat mudik pulang kampung karena sudah kesekian kalinya

Dia datang didampingi aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Jakarta untuk diskusi. Acara diawali dengan sarapan nasi khas Kota Alas Roban Sego Megono Tempe (SMT)

“Lha iki sego megono sedep tenan rek. Ayoo nambah gak sah isin-isin,”ujar Mbak Suci sapaan akrabnya

Usai sarapan dilanjutkan dengan diskusi santai di ruang terbuka. Pembicaraan menyangkut isu Hak Azasi Manusia (HAM), politik, hukum baik skala lokal maupun nasional pun berlangsung menarik

“Terjun dalam pergerakan kuncinya memiliki militansi dan intelektual yang tinggi. Dalam pergerakan¬† rawan godaandari kekuasan. Itu pengalaman pribadi saya,”ujarnya

BACA JUGA :  Maghfiroh Tewas Dicekik Kekasih Gelapnya

Selain itu dalam pergerakan rawan perpecahan. Karena itu anggota harus tetap konsekuen dan kompak

“Lelang boleh tapi jangan pernah menyerah. Militansi harus terus dikobarkan.Saya pribadi bersama Kontras secara kelembagaan siap berjejaring dengan SPN, Kampung Hijrah, dan Omah Tani,”yang langsung disambut tepuk tangan meriah

Sekertaris DPC SPN Batang Gotama Bramanti mengepresiasi Suciwati. Karena, dengan berbagai ilmu akan meningkatkan semangat pergerakan

” Terimakasih kepada Mbak Suci dan rombongan Kontras yang berkenan berbagi ilmu dan pengalaman kepada kami. Dengan tausiahnya dan berjaring dengan Kontras maka militansi kawan-kawan semakin terasah,”tegas Bram

Kiai Hijroh Saputro dari Kampung Hijrah mengusulkan agar diskusi  rutin dilakukan. Itu guna meningkatkan intelektualitas dan militansi

“Saya berharap nantinya diskusi seperti bersama Mbak Suciwati rutin dilaksanakan. Selain untuk menambah pengalaman juga dalam rangka meningkatkan intelektualitas.”

(P02-Red)

Scroll to top
error: