BATANG, smpantura – Bupati M. Faiz Kurniawan terus melakukan gebrakan-gebrakan dalam memimpin Kabupaten Batang. Bupati yang baru berusia 35 tahun pada Senin (3/8) kemarin, kali ini menggagas program Relawan Pemantau Proyek (RPP) sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batang.
Melalui program tersebut, masyarakat akan dilibatkan secara langsung untuk mengawasi pelaksanaan proyek-proyek pemerintah agar hasil pembangunan semakin berkualitas dan sesuai dengan perencanaan. Gagasan tersebut disampaikan Bupati saat ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/8).
Faiz mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang setiap tahun mengalokasikan anggaran sekitar Rp 125 miliar hingga Rp 150 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari jalan, jembatan, irigasi hingga fasilitas pengelolaan sampah. Besarnya anggaran tersebut, menurutnya, perlu di imbangi dengan pengawasan yang melibatkan masyarakat.
”Melalui Relawan Pemantau Proyek, kami ingin masyarakat ikut berpartisipasi mengawal pembangunan . Sehingga hasilnya benar-benar sesuai harapan bersama,” ujarnya.
Aspirasi
Ia menjelaskan, program tersebut lahir sebagai respons atas berbagai masukan dan kritik masyarakat terkait kualitas sejumlah proyek fisik yang telah di bangun. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anggaran yang di gunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi Masyarakat. Ia juga menegaskan, relawan nantinya tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga memperoleh akses informasi mengenai pelaksanaan proyek. Mulai dari nilai pekerjaan, spesifikasi teknis, harga satuan, hingga target waktu penyelesaian.



