Atlet Panahan Berprestasi Mohamad Tufayl Wafa Mendapat Penghargaan dari Bupati Tegal

PENGHARGAAN: Mohamad Tufayl Wafa ( paling kiri) menerima penghargaan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta dari Bupati Tegal pada acara resepsi HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendapa Amangkurat, Senin (17/8) malam.

SLAWI, smpantura – Atlet panahan berprestasi, Mohamad Tufayl Wafa, menerima penghargaan sertifikat dan uang pembinaan dari Bupati Tegal atas capaiannya di tingkat nasional.

Penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Bupati Tegal dalam malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendapa Amangkurat, Senin (17/8) malam.

Selain Tufayl, penghargaan berupa sertifikat dan uang pembinaan juga diberikan kepada tiga atlet berprestasi lainnya.

Mohamad Tufayl, siswa SMP Muhammadiyah Adiwerna (Musawerna), sukses meraih Juara 3 Individual Recurve U15 Putra dalam Kejurnas Panahan Junior MilkLife Archery Challenge 2026 di Kudus pada 26 Juli 2026 lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal berpesan kepada Tufayl dan atlet lainnya agar tidak cepat berpuas diri.

“Tetap semangat, jangan terlena dengan prestasi yang sudah di raih saat ini agar bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi,” pesan Bupati.

BACA JUGA :  Keren, Atlet Biliard Asal Kabupaten Tegal, Axel Juara Carabao Junior International Open 2026

Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan HUT ke-81 RI sekaligus Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet yang telah mengukir prestasi di ajang nasional maupun internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa putra dan putri Kabupaten Tegal mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah,” tutur Amir.

Bagi Tufayl, penghargaan ini menjadi pelecut semangat untuk terus menorehkan prestasi. Perjuangan remaja berusia 14 tahun ini dalam meraih prestasi nasional tidaklah instan. Sejak mengenal olahraga panahan di kelas 6 SD, anak kedua dari tiga bersaudara ini terus konsisten mengasah kemampuannya.

Pelatihan

Remaja dengan tinggi badan 185 sentimeter ini mulai berlatih panahan secara serius sejak duduk di bangku kelas VII SMP melalui kelas privat bersama pelatih nasional, Yoga Prasetya Giri, di Purwokerto. Latihan intensif di lakukan setiap hari Jumat hingga Minggu.