BATANG, smpantura – Ketua DPRD Kabupaten Batang, Suudi, menyambut baik alokasi sebanyak 1.000 unit program bedah rumah atau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Batang pada 2026. Menurut Suudi, bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH).
”Alhamdulillah Kabupaten Batang mendapat kuota 1.000 unit bedah rumah pada tahun 2026. Ini tentu menjadi kabar yang sangat baik dan patut kita syukuri karena akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Minggu (2/8).
Suudi menilai, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui penyediaan rumah yang layak huni. Keberadaan rumah yang layak, kata dia, tidak hanya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya. Tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
Karena itu, ia berharap pelaksanaan program dapat di lakukan secara tepat sasaran melalui pendataan yang akurat dan transparan sehingga bantuan benar-benar di terima masyarakat yang memenuhi kriteria.
”Kami meminta proses pelaksanaannya berjalan dengan baik, mulai dari pendataan hingga realisasi di lapangan. Bantuan ini harus benar-benar menyentuh masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni,” tegasnya.
Apresiasi
Ketua DPC PKB Batang ini juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang terus memberikan dukungan kepada Kabupaten Batang melalui berbagai program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak pemerintah desa dan kelurahan untuk berperan aktif dalam proses verifikasi calon penerima bantuan program BSPS.



