TEGAL, smpantura – Penertiban ke dalam atau internal institusi, sebelum bergerak keluar (Ke masyarakat luas), menjadi langkah strategis yang kini diterapkan Polres Tegal Kota. Terutama dalam rangka memberantas kemerebakan Judi Online atau Judol, dan peredaran berbagai jenis narkoba.
Itu terlihat dari kegiatan mendadak razia terhadap seluruh personel markas kepolisian tersebut, berupa kegiatan Penegakan, Penertiban dan Disiplin (Gaktibplin), kemarin. Razia yang dipimpin langsung Wakapolres Kompol Wahdah Maulidiawati bersama Kasipropam Iptu Imam Sarkoli dan sejumlah personelnya, memeriksa satu persatu ratusan personel polisi markas kepolisian tersebut.
”Kami periksa dari penampilan kelengkapan seragamnya, rambutnya tidak gondrong. Kecuali beberapa personel Satreskrim dan Sat Intelkam yang diperbolehkan gondrong karena tuntutan tugas lapangan. Juga kelengkapan surat dan identitas diri. Kemudian kepemilikan handphone (hp) apakah ada yang bermain judol atau tidak. Kemudian tes urine untuk memastikan seluruh personel terbebas dari indikasi penyalahgunaan berbagai jenis narkoba,” terang Kompol Wahdah Maulidiawati.
Bersifat Mendadak
Wakapolres Tegal Kota mengungkapkan, seluruh kegiatan pemeriksaan yang bersifiat mendadak itu, merupakan bagian dari pembinaan pengawasan internal terhadap personel. Melalui kegiatan itu, pihaknya ingin memastikan seluruh personel tetap disiplin, menjaga sikap tampang atau penampilan, melengkapi administrasi pribadi, serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun judi online.
Hal sama juga di sampaikan Kasipropam Polres Tegal Kota Iptu Imam Sarkoli. Kegiatan gaktibplin yang merupakan pembinaan dan pengawasan internal, juga untuk mengetahui kepatuhan personel terhadap aturan sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran. Termasuk pelanggaran etik.



