Brebes  

BRIN Ekskavasi Candi Watu Jaran di Bumiayu, Kumpulkan Data Arkeologis Situs Kuno

BREBES, smpantura – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan ekskavasi di Situs Candi Watu Jaran, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Penelitian yang telah berlangsung sekitar dua pekan itu bertujuan mengumpulkan data arkeologis untuk mengetahui karakter dan sebaran tinggalan yang masih tersimpan di kawasan situs.

Irfan, salah seorang pelaksana kegiatan ekskavasi sekaligus mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menjalani program magang di Kawasan Stasiun Lapangan (KSL) Bumiayu BRIN, menjelaskan, kegiatan ekskavasi saat ini masih berfokus pada penggalian dan pendataan setiap temuan.

“Tujuan ekskavasi ini untuk memperoleh data terkait Candi Watu Jaran. Kami melakukan ekskavasi dan pendataan terhadap setiap temuan,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Irfan, penggalian di lakukan secara bertahap dengan membuka sejumlah kotak ekskavasi yang telah di tentukan. Setiap lapisan tanah di bersihkan secara hati-hati menggunakan cetok, kuas, dan sekop kecil . Agar tidak merusak struktur maupun benda yang di duga merupakan tinggalan arkeologi.

BACA JUGA :  Bencana Tanah Bergerak di Brebes, LSM Pampera : Hutan Kita Rusak

Seluruh temuan kemudian di ukur, di petakan, di catat, dan di dokumentasikan menggunakan peralatan survei. Pendataan tersebut menjadi bagian dari proses penelitian untuk mengetahui karakter situs secara lebih utuh.

Dari hasil sementara, tim menemukan susunan bata berukuran cukup besar dengan ketebalan sekitar 10 sentimeter. Namun, temuan tersebut belum dapat dipastikan sebagai bagian dari struktur candi karena masih memerlukan kajian lebih lanjut.

“Semua temuan masih di data dan akan di analisis lebih lanjut,” katanya.

Keberadaan Candi Watu Jaran telah lama di kenal masyarakat Desa Laren. Namun, penelitian arkeologis di lokasi tersebut masih terbatas sehingga informasi mengenai bentuk, fungsi, maupun usia situs belum dapat di pastikan.

Penulis: T06Editor: nabil