Tofani mengatakan, laporan dari Korcam nantinya dapat di teruskan kepada Satgas untuk kemudian menjadi dasar bagi DPRD melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.
”Kalau memang tidak sesuai dengan juknis yang ada, kami akan mengusulkan untuk di-suspend,” ucapnya.
Sebagai upaya memperkuat pengawasan keamanan pangan, Komisi IV juga merekomendasikan setiap dapur SPPG memiliki alat uji cepat atau rapid test. Alat tersebut dapat di gunakan untuk mendeteksi potensi cemaran bakteri sebelum makanan di distribusikan kepada penerima manfaat.
”Tadi di sampaikan ada dapur yang punya rapid test, jadi bakteri yang ada itu bisa langsung terlihat. Makanya kami merekomendasikan semua dapur untuk bisa membeli rapid test secara mandiri,” ujar Tofani.
DPRD Batang berharap pembenahan fasilitas, penguatan pengawasan, serta perbaikan mekanisme koordinasi dapat mencegah terulangnya insiden serupa.
”Kami berharap agar kejadian di Bawang adalah kejadian terakhir. Kami berharap ke depan pelaksanaan program ini bisa lebih baik lagi,” tegasnya. (**)



