BREBES, smpantura – Musim kemarau mulai di rasakan warga Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Menurunnya debit sejumlah mata air membuat ratusan warga di Dusun Cipanas kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Koramil 11/Paguyangan Kodim 0713/Brebes bersama BPBD Bumiayu menyalurkan bantuan air bersih kepada warga, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut menyasar 250 kepala keluarga (KK) atau 319 jiwa yang terdampak kekeringan.
Kegiatan di pimpin langsung Danramil 11/Paguyangan Kapten Arm Sukirno. Satu unit mobil tangki milik BPBD Bumiayu di kerahkan untuk mendistribusikan air bersih. Warga tampak mengantre sambil membawa jeriken, ember, hingga drum penampung untuk memperoleh pasokan air.
Kapten Arm Sukirno mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak musim kemarau.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD apabila kebutuhan air bersih warga masih meningkat,” ujarnya.
Kades Kedungoleng, Tasir, mengungkapkan, kemarau yang berlangsung beberapa waktu terakhir menyebabkan debit sejumlah mata air terus menurun. Akibatnya, sebagian warga mulai kesulitan memperoleh air bersih sehingga bantuan tersebut sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo menegaskan TNI akan terus hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk akibat kekeringan.”Kehadiran TNI harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain mendistribusikan air bersih, personel Koramil 11/Paguyangan juga memantau kondisi wilayah dan berkoordinasi dengan pemerintah desa sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih lama. Koordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. (**)



