Eksis Sejak 1980, Es Lontrong Jadi Kuliner Legendaris Favorit Warga Slawi

FOTO: Es lontrong Dijalan Letjen Suprapto no.26, Slawi, Kabupaten Tegal.

SLAWI, smpantura – Es Lontrong menjadi salah satu kuliner legendaris yang hingga kini masih di gemari masyarakat Slawi, Kabupaten Tegal. Minuman khas ini telah hadir sejak sekitar tahun 1980 dan tetap bertahan di tengah banyaknya minuman kekinian.

Es Lontrong di kenal dengan perpaduan bahan sederhana, seperti jelly, kacang hijau, santan, sirup, dan es batu. Seluruh bahan tersebut di sajikan dalam satu porsi sehingga menghasilkan rasa yang manis, gurih, dan menyegarkan.

Manisnya sirup berpadu dengan gurihnya santan, sementara kacang hijau memberikan tekstur lembut dan jelly menambah sensasi kenyal. Perpaduan rasa dan tekstur tersebut menjadi ciri khas yang membuat Es Lontrong tetap di minati berbagai kalangan.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipinya, Es Lontrong dapat di temukan di Jalan Letjen Suprapto No. 26, Desa Legok, Kecamatan Slawi. Harga satu porsinya cukup terjangkau, mulai dari Rp7.000.

BACA JUGA :  Mengenal Sapi Limousin dan Keunggulannya

Selain Es Lontrong, tersedia pula roti tawar yang dapat menjadi pelengkap. Harganya hanya sekitar Rp1.000 per biji.

Keberadaan Es Lontrong selama lebih dari empat dekade menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih mampu bertahan di tengah perubahan selera masyarakat. Bagi warga Slawi, minuman ini bukan sekadar pelepas dahaga, tetapi juga menjadi bagian dari kuliner khas yang memiliki nilai sejarah dan kenangan tersendiri.

Dengan cita rasa khas dan harga yang ramah di kantong, Es Lontrong tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menikmati minuman segar sekaligus mengenal kuliner legendaris dari Slawi.