Hari Kebesaran Kongco Liem Tay Soe

SLAWI, smpantura – Kirab budaya dan festival kuliner digelar di Kota Slawi, Kabupaten Tegal selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (21-23/10).

Kegiatan akbar itu diadakan Kelenteng Hok Ie Kiong, Slawi, dalam rangka memperingati hari kebesaran (Seng Thian) YM Kongco Liem Tay Soe tahun 2573 Imlek /2022.

Ketua Panitia Kirab Budaya dan Festival Kuliner, Indra Kurniawan, mengatakan, diselenggarakannya kegiatan tersebut, bertujuan membangun silaturahmi dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tegal dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, melestarikan ajaran leluhur, mengenalkan Kembali ajaran leluhur kepada kaum milenial dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Tegal serta mendukung Bulan Inklusi Keuangan 2022.

Indra menyebutkan, dalam festival kuliner pihaknya menyiapkan 60 gerai, yang akan diisi dengan aneka produk UMKM Kabupaten Tegal dan luar daerah. Seperti kuliner, fashion dan jerahinan tangan, perbankan dan perhotelan.

Diantara produk UMKM yang turut serta dalam festival kuliner itu, produk milik difabel dan jajanan teles Slawi Wetan .

“Kami berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal , PT Kasyr Sibernetika dan platform UMKM Bangkit,”sebutnya dalam konferensi pers di kantor PT Kasyr Sibernetika, Co-Working Space Trasa, Kamis (20/10) petang.

Indra meyebutkan, festival kuliner diadakan di seanjang Jalan Mayjen Sutoyo selama tiga hari. Jalan tersebut akan ditutup untuk kendaraan sehingga masyarakat leluasa menikmati aneka macam kuliner dan puluhan produk UMKM Kabupaten Tegal yang dipamerkan.

Untuk menambah kesan nuansa oriental, gerai-gerai kuliner juga dihiasai lampion merah.

Sementara itu, kegiatan ritual peringatan hari kebesaran Kongco Liem Tay Soe, menurut Locu Utama Kelenteng Hok Ie Kiong, Alex Fernando, akan dimulai dengan sembahyang Liam Keng pada Jumat (21/10) pukul 15.30. Dilanjutkan dengan pertunjukan liong dan barongsai, yang dilanjutkan dengan pemasangan hu tandu dan perlengkapan kirab.

BACA JUGA :  Pegadaian Berdayakan UMKM di Festival Ramadhan

Kemudian Sabtu (22/10) diadakan penerimaan kimsin dan malam kesenian. Kemudian pada Minggu (23/10) pagi diadakan sembahyang kirab , pertunjukan liong dan barongsai Teratai Suci Semarang dan kirab budaya.

“Kirab budaya akan dimeriahkan dengan kesenian daerah kuda lumping, kuntulan dan tari-tarian,”jelasnya.

Kirab budaya akan mengelilingi Kota Slawi, dimulai dari Kelenteng Hok Ie Kiong yang ada di Jalan A Yani menuju simpang empat PLN , Jalan Kapten Piere Tendean, simpang tiga ruko Slawi, Jalan Letjen Suprapto, kemudian ke Jalan Mayjen Sutoyo , Jalan HOS Cokroaminoto dan kembali ke kelenteng. “ Kirab budaya akan dilaksanakan mulai pukul 14.00 keliling Kota Slawi,”jelas Alex.

Alex menyebutkan, perayaan Seng Thian Kongco Liem Tay Soe dan kirab budaya akan diikuti 12 kelenteng dari berbagai daerah, seperti dari Banyumas, Purbalingga, Pekalongan, Comal, Ulujami, Brebes, Semarang, Bogor dan Citereup.

Sementara itu, CEO PT Kasyr Seibernetika , Edi Kurniawan, mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan menggalakkan UMKM di Kabupaten Tegal setelah dua tahun pandemi Covid-19. Sediktnya ada 30 produk UMKM Kabupaten Tegal yang turut dalam Festival Kuliner.

Edy menyebutkan, dalam festival kuliner ini, pengunjung dapat belanja secara tunai dan non tunai di semua gerai. Nantinya aka nada diskon setiap pembelian produk menggunakan aplikasi UMKM Bangkit dan secara non tunai.

“Nanti akan ada voucher diskon yang bisa diambil di UMKM Bangkit, dengan sinergi memiliki produk perbankan apapun. Selain itu akan ada doorprize yang diundi pada Minggu atau saat penutupan,”jelas Edi. (T04-Red)

Scroll to top
error: