Hasilkan Es Krim Dari Singkong, Ahmad Luthfi Gerakkan Pangan Lokal Jateng Naik Kelas

Dalam sepekan, produksi Nirbaya Mocaf mencapai sekitar dua ton singkong. Tepung mocaf yang di hasilkan kemudian di kembangkan menjadi berbagai produk turunan, termasuk es krim dengan sekitar 80 persen bahan bakunya berasal dari singkong.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa nilai ekonomi pangan lokal dapat berlipat ketika inovasi di tempatkan setelah proses produksi. Bahan baku yang semula di jual sebagai komoditas dapat berubah menjadi produk dengan nilai jual, identitas, dan pasar yang berbeda.

Staff Ahli Bidang Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Sugeng Santoso, mengatakan, kolaborasi lintas sektor seperti yang di tampilkan dalam Lumbung Karya Indonesia di butuhkan untuk membangun ekosistem pangan dan ekonomi yang berkelanjutan.

“Di sini ada sinergi banyak hal, dari hulu sampai hilir. Kami senang hadir ke sini untuk berkolaborasi karena dalam Lumbung Karya Indonesia ini ada startup, ekonomi kreatif subsektor kuliner, dan UMKM. Tiga hal ini di harapkan dapat berkontribusi dalam perekonomian,” ujarnya.

BACA JUGA :  Enam Desa di Cilacap Terendam Banjir

Menurut dia, Jawa Tengah memiliki basis ekonomi yang kuat karena di topang sektor pertanian dan industri pengolahan. Pengembangan produk pangan lokal menjadi produk bernilai tambah dapat mempertemukan potensi bahan baku dengan inovasi, kreativitas, dan pasar.

Dalam Final Showcase Lumbung Karya Indonesia, penghargaan di berikan kepada sejumlah pelaku usaha dalam berbagai kategori. Antara lain Tococo Indonesia untuk Best Local Roots Innovation, Nirbaya Mocaf untuk Best Innovation & Transformation, PT Allisha Gesang Sejahtera untuk Best Business Readiness, Dalem Wangi untuk Most Impactful & Replicable, serta Cumi Item Rasa Yang Berkah untuk Best Growth Potential.