SLAWI, smpantura – Kodim 0712/Tegal resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (15/7/2026).
Proyek ini berfokus utama pada pembukaan jalan baru dan pembangunan jalan makadam untuk membuka keterisolasian wilayah.
Upacara pembukaan di pimpin langsung oleh Bupati Tegal Ishack Maulana Rohman. Dan di dampingi Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, serta unsur Forkopimda.
Selama 30 hari ke depan (15 Juli hingga 13 Agustus 2026), Satgas TMMD bersama masyarakat akan fokus menyelesaikan infrastruktur transportasi vital. Di antaranya membuka jalur transportasi sepanjang 1.555 meter untuk menghubungkan area terisolasi.
Selain itu, membangun jalan batu (makadam sepanjang 400 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 20 sentimeter.
Usai upacara pembukaan, Dandim 0712/Tegal bersama Bupati dan rombongan Forkopimda langsung meninjau lokasi untuk memastikan material dan kesiapan pengerjaan jalan makadam tersebut.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, mengapresiasi langkah Kodim Tegal yang membidik pembangunan jalan ini. Infrastruktur baru tersebut di nilai sangat strategis untuk memperlancar distribusi hasil pertanian warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono menegaskan bahwa seluruh personel akan bekerja maksimal agar proyek jalan ini selesai tepat waktu.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga membangun kebersamaan lewat gotong royong. Kami targetkan akses jalan baru ini selesai dengan kualitas terbaik agar manfaatnya langsung di rasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Dandim.
Kegiatan Lain
Selain fokus pada infrastruktur jalan, TMMD Sengkuyung III ini juga di bekali dengan kegiatan nonfisik. Satgas TMMD akan menggelar berbagai penyuluhan untuk warga Desa Kedungwungu. Mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, pencegahan narkoba, hingga edukasi kesehatan dan penanganan stunting.



