Lestarikan Terumbu Karang dengan Metode Transplantasi

TEGAL, smpantura.news – Tim konservasi terumbu karang Prodi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pancasakti Tegal, melakukan transplantasi terumbu karang di Perairan Karang Jeruk, Kamis (4/7).

Tranplantasi terumbu karang yang ditandai dengan pemasangan media pasang karang, dilakukan bersama Pemkot Tegal, Lanal Tegal, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal dan Tim Hyperbaric Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UPS Tegal, Noor Zuhry mengatakan, Kawasan Konservasi Perairan Karang Jeruk, Kabupaten Tegal, menjadi bagian dari 33 kawasan konservasi, sesuai Perda Nomor 13 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Jawa Tengah tahun 2018-2038.

“Karang Jeruk sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2022 tentang Kawasan Konservasi di Perairan di Wilayah Karang Jeruk Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

Adapun luas kawasan yang ditetapkan adalah 238,16 hektare yang dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona inti seluas 7,02 hektare yang ditujukan untuk perlindungan mutlak sebagai target konservasi.

Kemudian terdapat zona pemanfaatan terbatas seluas 228,16 hektare yang dapat dimanfaatkan sebagai fishing ground maupun pariwisata berkelanjutan dan zona lainnya (zona rehabilitasi) seluas 2,98 hektare ditujukan untuk kegiatan rehabilitasi terumbu karang.

BACA JUGA :  Liburan Akhir Tahun Lewat Tol, Alfaexpress Rest Area Melayani Kebutuhan Perjalanan

“Dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk membantu dalam mengelola dan memelihara Kawasan Konservasi Perairan Karang Jeruk, Kabupaten Tegal, sehingga eksistensinya dapat dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan,” tegas Noor Zuhry.

Sekda Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyatono mengapresiasi seluruh stakeholder yang terlibat dalam giat tersebut. Menurutnya, pelaksanaan transplantasi terumbu karang di Perairan Karang Jeruk merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan, dengan melakukan regenerasi karang.

“Alhamdulillah saat ini bisa dilakukan transplantasi terumbu karang baru dengan media yang baru di instal di area Karang Jeruk,” ujarnya.

Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Adi Surono menyampaikan melestarikan alam, khususnya terumbu karang di area Perairan Karang Jeruk, merupakan tanggung jawab bersama kepada generasi penerus.

Selain itu, dia juga menyampaikan dengan terjaganya terumbu karang bisa dijadikan sebagai potensi pariwisata bahari di wilayah Tegal. Danlanal berharap, semua pihak dapat bekerja sama dalam usaha pelestarian terumbu karang dan melaksanakannya secara berkesinambungan.

“Butuh kerja sama semua pihak untuk menjaga pelestarian terumbu karang di Karang Jeruk,” pungkasnya. (T03-Red)

Scroll to top
error: