TEGAL, smpantura – Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum mengingatkan kepada 965 wisudawan dan alumni perguruan tinggi tersebut, jangan mudah diperbudak teknologi dan mampu membangun kompetensi global.
Hal itu disampaikan saat ”Sidang Senat Terbuka UPS Tegal Dalam Rangka Wisuda Magister Ke-21, Sarjana Ke-76 dan Diploma 3 Ke-48 Periode Genap Tahun Akademik 2025/2026”, yang digelar di Auditorium Darijoen Senoatmodjo, Sabtu (26/9).
Mengusung sambutan bertajuk “Lulusan Unggul, Berkarakter dan Berdampak Global di Era Digital”, rektor mengungkapkan, menjadi lulusan yang unggul di era digital, tidak cukup hanya dengan menguasai teknologi.
”Saudara harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi, literasi digital, kemampuan beradaptasi, sekaligus integritas, empati, tanggung jawab, dan etika,” ucap Rektor, seraya menegaskan apa yang disampaikan dapat mengandung makna sesungguhnya dari lulusan unggul dan berkarakter.
Rektor juga mengungkapkan, internasionalisasi bagi Universitas Pancasakti Tegal bukanlah sekadar upaya untuk terlihat global. Internasionalisasi adalah salah satu bagian dari proses pendidikan. Itu sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dan publikasi. Tetapi juga harus melahirkan talenta unggul, inovasi, serta solusi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Merasakan Manfaat
Karena itu, lanjut dia, setelah meninggalkan kampus, pihaknya berharap wisudawan tidak hanya memikirkan di mana akan bekerja atau seberapa cepat mencapai kesuksesan. Tetapi juga bertanya masalah apa yang dapat diselesaikan, nilai apa yang dapat diciptakan, dan siapa yang dapat merasakan manfaat dari keberhasilan yang dicapai. Itu semua dapat dimaknai dari lulusan yang berdampak.



