Pemprov Jateng Gandeng Enam UIN Tangani Kemiskinan hingga Sertifikasi Halal

SEMARANG, smpantura – Enam Universitas Islam Negeri (UIN) di Jawa Tengah di dorong untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Peran tersebut mencakup penanganan kemiskinan ekstrem, penguatan UMKM, sertifikasi halal, pengembangan pendidikan vokasi, hingga pengelolaan sampah.

Kolaborasi tersebut menjadi fokus pembahasan saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah di kantornya, Rabu (2/9/2026). Pertemuan itu menjadi momentum untuk memperkuat dan menindaklanjuti kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan enam UIN di wilayah tersebut.

Ketua Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah, Zaenal Mustakim, mengatakan, perguruan tinggi Islam siap mendukung berbagai program pembangunan yang di jalankan Pemprov Jateng. Ia berharap keterlibatan UIN tidak berhenti pada kerja sama administratif, tetapi di wujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Transaksi Pameran MTQ Nasional 2026 di Jateng Capai Rp2,4 Miliar

“Kami siap support (dukung) program Gubernur dan kami ingin program apa pun di Pemprov juga melibatkan Universitas Islam Negeri di Jateng,” kata Zaenal seusai pertemuan.

Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan itu mengatakan, kerja sama melalui memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng dan enam UIN sebenarnya telah di lakukan sejak lama. Pertemuan dengan Gubernur Ahmad Luthfi menjadi langkah untuk memperjelas bentuk kolaborasi hingga tingkat teknis bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut dia, sejumlah bidang memiliki potensi besar untuk dikolaborasikan. Terutama pengabdian kepada masyarakat, literasi keagamaan, pemberdayaan ekonomi dan UMKM, serta sertifikasi halal.