BATANG, smpantura – Sebanyak 111 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 yang digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
Ajang yang berlangsung pada 26–27 September 2026 tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena jumlah peserta membludak dan lintasan yang digunakan memiliki karakter berbeda dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Pembukaan ajang tersebut dilepas langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (25/9). Luthfi menilai, penyelenggaraan sprint rally di kawasan industri menunjukkan KEK Batang tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai pusat manufaktur dan logistik, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan sebagai destinasi sport tourism.
”Kalau lihat animo peserta, di Jawa Tengah menjadi primadona rally. Artinya 106 peserta ini tidak sembarangan, seluruh Nusantara ada di tempat kita. Pemanfaatan lintasan di dalam kawasan industri untuk ajang otomotif nasional menunjukkan fleksibilitas KEK Batang dalam mendukung sektor pariwisata berbasis olahraga,” ujarnya.
Ia menyebut Jawa Tengah memiliki bentang alam yang beragam sehingga dapat menjadi ruang bagi komunitas otomotif maupun olahraga lainnya. Artinya KEK Batang ini tidak hanya menjadi tempat investasi atau tempat logistik terkait dengan investasi saja, tetapi juga ada pariwisata yang di dalamnya ada sport tourism.
Luthfi juga melihat adanya potensi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dari penyelenggaraan ajang tersebut. Ratusan pembalap yang datang bersama tim, kru, dan penonton dinilai dapat memberikan dampak terhadap aktivitas UMKM dan sektor ekonomi lainnya.



