Brebes  

PKS Brebes Gelar Sekolah Keluarga Indonesia, Ini Tujuannya 

BREBES, smpantura — Membangun keluarga yang harmonis tidak cukup hanya dengan menghadirkan rasa cinta, namun membutuhkan kemampuan mengelola emosi, mengatur waktu hingga membangun komunikasi. Hal ini terungkap dalam kegiatan Sekolah Keluarga Indonesia, yang di selenggarakan Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Brebes.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional itu di ikuti masyarakat. Mereka sebagian besar pasangan suami istri. Sebagai pembicara yakni, anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah H Sururul Fuad.

Kegiatan bertema Pengelolaan Emosi dan Waktu, Kunci Ketahanan Keluarga Harmonis, tersebut di kemas secara interaktif. Ketua DPD PKS Brebes, Mizan mengatakan, keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat dan generasi masa depan. Berbagai persoalan yang di hadapi anak dan remaja tidak dapat di lepaskan dari kondisi lingkungan keluarga.

BACA JUGA :  Polisi di Brebes Mendadak Jadi Tukang Tambal Ban, Kenapa?

“Kalau kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang kuat, maka kita harus memastikan keluarga menjadi tempat pertama yang memberikan keteladanan, kasih sayang, pendidikan dan perlindungan,” ujarnya.

Hari Anak Nasional

Dia menilai, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan tanggung jawab terhadap masa depan anak. Tanggung jawab itu bukan hanya berada di sekolah atau pemerintah.

“Anak-anak kita bukan hanya membutuhkan fasilitas. Tetapi membutuhkan kehadiran orang tua. Karena itu, membangun keluarga yang kuat adalah bagian dari ikhtiar kita menyiapkan generasi masa depan,” katanya.

Mizan berharap, Sekolah Keluarga Indonesia tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Namun dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga.