PEMALANG, smpantura – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang terus memperluas jangkauan layanan bantuan penanganan dampak bencana kekeringan pada musim kemarau tahun 2026. Hingga Kamis, 1 Oktober 2026, PMI Kabupaten Pemalang mencatat akumulasi penyaluran air bersih (dropping air) mencapai 3.025.000 liter. Dan di distribusikan ke 605 titik di 23 desa dan 7 kecamatan. Total penerima manfaat dari aksi kemanusiaan ini menembus 42.901 KK atau sebanyak 159.638 jiwa.
Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, melalui Kepala Markas PMI Pemalang, Agus Supriyono, menegaskan komitmen PMI untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“PMI Kabupaten Pemalang berkomitmen penuh untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan pada musim kemarau ini. Setiap tetes air bersih sangat berharga bagi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Kami akan terus menyiagakan armada dan personel untuk mendistribusikan air bersih serta sarana penampungan air seperti tandon secara tepat sasaran. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur. Dan terimakasih kepada Pramuka Peduli Kwaran Petarukan, atas kolaborasi dan kepeduliannya,” ujar Agus Supriyono.
Penyaluran
Agus mengatakan, salah satu penanganan terupdate di laksanakan pada Rabu, 30 September 2026. PMI Kabupaten Pemalang mengerahkan 1 unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter menyalurkan air bersih di Dusun Tengah RT 002 / RW 005, Desa Belik, Kecamatan Belik. Penyaluran air bersih di lokasi tersebut menjangkau 47 KK atau 209 jiwa (95 laki-laki dan 114 perempuan). Penyaluran ini memprioritaskan kelompok rentan, yang meliputi, Lansia 25 orang, anak-anak 27 orang, bayi tujuh orang, ibu hamil empat orang dan orang sakit tiga orang.



