PSSI Kota Tegal Minta Wasit Resmi untuk Cegah Polemik Pertandingan

Rapat kerja dan pengenalan Plt Ketua PSSI Kota Tegal, digelar jajaran KONI pada Rabu 19 Agustus 2026.

TEGAL, smpantura – Menjelang digelarnya Turnamen Wali Kota Cup 2026, PSSI Kota Tegal mengingatkan pentingnya kepastian perangkat pertandingan, khususnya wasit berlisensi, untuk menjaga kualitas dan meminimalisasi potensi sengketa di lapangan.

Sorotan itu muncul di tengah dinamika pertandingan sepak bola akar rumput yang dalam beberapa waktu terakhir kerap di warnai polemik kepemimpinan wasit.

Plt Ketua PSSI Kota Tegal, Joni Afrianto, menegaskan bahwa penguatan standar perangkat pertandingan menjadi salah satu prioritas utama dalam masa transisi kepengurusan.

Hal itu di sampaikan dalam rapat koordinasi di Kantor KONI Kota Tegal, Rabu 19 Agustus 2026, usai ia resmi di tunjuk oleh PSSI Jawa Tengah, untuk mengisi kekosongan organisasi sejak Juni 2026.

Menurut Joni, kompetisi yang baik tidak hanya di tentukan oleh kesiapan tim peserta. Tetapi juga oleh integritas perangkat pertandingan yang bertugas di lapangan.

BACA JUGA :  Wonderkids FC Juara Pemuda Bahari Kingkong Cup 2025

“Yang kita dorong adalah pertandingan yang tertib dan sesuai aturan. Wasit harus benar-benar berlisensi dan masih aktif, supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Joni.

Koordinasi

Joni menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan PSSI Jawa Tengah, untuk memastikan keterlibatan perangkat pertandingan yang sesuai standar. Termasuk opsi penugasan wasit dari luar daerah bila di perlukan.

Langkah tersebut, kata Joni, di lakukan untuk menjaga independensi dan menghindari potensi konflik kepentingan dalam pertandingan.

Joni menegaskan, masa tugasnya sebagai Plt hanya bersifat sementara hingga terbentuk kepengurusan definitif melalui mekanisme organisasi yang berlaku.