Rawa Pening Jadi Panggung Kebangkitan Dayung Jateng, Pemprov Perkuat Pembinaan Bersama PODSI

SEMARANG, smpantura – Jawa Tengah berupaya kembali mengangkat kejayaan olahraga dayung. Bersama Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jateng, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan dukungan sarana dan prasarana, serta memperbanyak kompetisi untuk mendorong prestasi dayung kembali bersinar di tingkat nasional hingga internasional.

Gubernur Ahmad Luthfi bersama Pengurus Provinsi PODSI Jawa Tengah membahas potensi besar yang di miliki olahraga dayung Jateng, Rabu (2/9/2026). Selain potensi yang belum sepenuhnya di garap, juga di bicarakan strategi membangun ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Ketua Pengprov PODSI Jawa Tengah, Maryadi Utama, mengatakan, Jawa Tengah memiliki modal alam yang kuat untuk mengembangkan olahraga dayung. Sejumlah bendungan, rawa, sungai, hingga banjir kanal dapat di manfaatkan sebagai lokasi latihan maupun penyelenggaraan kejuaraan.

BACA JUGA :  Sekda Jateng Sebut Tradisi Dugderan Perlu Terus Dilestarikan 

“Potensi olahraga dayung kita sangat luar biasa. Dari segi sarana kita punya banyak bendungan, rawa, hingga banjir kanal atau sungai. Daerah tidak kekurangan atlet, cuma kurang pembinaan maupun peralatan,” kata Maryadi.

Menurutnya, pembenahan pembinaan menjadi kebutuhan mendesak karena prestasi dayung Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir belum kembali ke level terbaiknya. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, misalnya, atlet asal Blora, Rifki Bagus Winoyo, menjadi salah satu yang masih mampu menyumbangkan medali dengan meraih perunggu.

Karena itu, PODSI Jateng mendorong penguatan pembinaan dari tingkat daerah. Selain dukungan peralatan, kompetisi dayung perlu diperbanyak mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi agar semakin banyak atlet muda mendapatkan pengalaman bertanding.