Sementara itu, Dewan Pembina, Dzulchan Abror, menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam organisasi. Menurutnya, Relawan TIK menjadi ruang bagi para anggotanya yang memiliki beragam keahlian di bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Melalui Relawan TIK, kita dapat berkolaborasi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan kontribusi nyata kepada daerah, khususnya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Harapannya, upaya ini juga dapat mendorong peningkatan Indeks Literasi Digital masyarakat Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, para pengurus juga mulai mengidentifikasi sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus selama satu periode kepengurusan. Beberapa di antaranya meliputi edukasi literasi digital bagi masyarakat, pelatihan keamanan siber, pendampingan transformasi digital bagi UMKM, pemanfaatan media digital secara produktif, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui rapat perdana ini, menyepakati agenda pertama adalah Pengukuhan Pengurus Relawan TIK Kabupaten Tegal di bulan Agustus mendatang. Relawan TIK Kabupaten Tegal menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kolaboratif Pemerintah Kabupaten Tegal dalam menciptakan masyarakat yang semakin cakap digital. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, organisasi ini optimistis mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di era transformasi digital. (**)



