BATANG, smpantura – Wakil Bupati Batang Suyono menyoroti maraknya aksi remaja yang membawa senjata tajam (sajam) di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Hal tersebut di sampaikan Suyono saat menghadiri Karnaval Kemerdekaan di depan Kantor Kecamatan Bandar, Selasa (18/8). Suyono meminta orangtua, guru, dan masyarakat ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada anak-anak agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
”Bertepatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini, maka Bapak Ibu semua, anak-anak Bapak Ibu semua harus diberikan edukasi tentang kenyamanan, tentang kedamaian,” ujar Suyono.
Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Pendidikan dari keluarga dan sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak. Ia meminta para guru dan koordinator wilayah (Korwil) pendidikan terus memberikan teladan dan pembinaan kepada para pelajar.
”Harus menjaga kondusifitas lingkungan supaya aman dan damai. Untuk itu kepada seluruh Bapak/Ibu guru dan Korwil yang hari ini menjadi teladan, sudah membimbing, sudah memberikan petuah ke pelajar bahwa itulah pendidikan,” ucapnya.
Suyono mengingatkan, Kecamatan Bandar telah mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan Pendidikan. Karena itu, predikat tersebut harus diikuti dengan upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga beretika dan memiliki karakter.
”Bandar adalah kecamatan yang sudah mendeklarasikan sebagai Kecamatan Pendidikan. Ini luar biasa!,” tegasnya.
Pembinaan Generasi Muda
Ia kemudian mengajak masyarakat Bandar meneladani pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menempatkan pendidikan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter manusia.



