Batang  

Tari Nusantara Jadi Magnet, 10 Ribu Orang Padati Amphitheater KEK Batang

PADATI Amphiteater: 10 ribu orang padati Amphitheater KEK Industropolis Batang menikmati tari Nusantara berlatar Laut Jawa dalam rangkaian puncak TENANT FESTA #2, Jum'at (28/8).

BATANG, smpantura – Gemerlap panggung berpadu dengan panorama Laut Jawa hadir di Amphitheater KEK Industropolis Batang, Jumat (28/8). Lebih dari 10 ribu orang datang untuk menyaksikan Pagelaran Tari Nusantara yang menjadi rangkaian puncak TENANT FESTA #2.

Pertunjukan yang di gelar tanpa di pungut biaya itu menghadirkan suasana berbeda. Bukan gedung pertunjukan atau panggung di tengah kota, melainkan kawasan industri dengan ruang terbuka yang menghadap langsung ke Laut Jawa. Sejumlah kesenian tradisional di tampilkan dalam acara yang mengusung tema ”Seni, Tradisi, Budaya, Warisan untuk Masa Depan”.

Penonton di suguhi Tari Kongkorongok, Tari Merak, Tari Mardika Nusantara, hingga pertunjukan live Kusuma Wijaya oleh Pawestri. Pagelaran tersebut juga melibatkan Sanggar Prastikasmara dan Sanggar Subah Batang. Perpaduan seni tari, musik, dan lanskap pesisir membuat amphitheater berubah menjadi ruang pertunjukan yang memiliki karakter tersendiri. Ribuan penonton dapat menikmati pertunjukan sekaligus merasakan suasana terbuka dengan latar Laut Jawa dan kawasan industri.

BACA JUGA :  Teknologi Virtual Reality Hadir di Rannah Festival Pondok Modern Tazakka 

Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki, mengatakan keberadaan amphitheater merupakan bagian dari pengembangan kawasan yang tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri.

”KEK Industropolis Batang tidak hanya menjadi kawasan untuk aktivitas industri. Tetapi juga memiliki ruang yang dapat di manfaatkan untuk berbagai kegiatan. Dengan adanya Amphitheater ini, kami ingin menjadi bagian dari pengalaman masyarakat ketika berkunjung ke kawasan, sekaligus memperkenalkan potensi yang di miliki KEK Industropolis Batang,” ujarnya.

Ruang Industri dan Ekspresi

Burhan menjelaskan, antusiasme lebih dari 10 ribu pengunjung menunjukkan fasilitas di kawasan industri dapat memiliki fungsi yang lebih luas. Amphitheater tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga ruang interaksi masyarakat sekaligus wadah untuk memperkenalkan seni dan budaya Nusantara.