BATANG, smpantura – Bupati M Faiz Kurniawan terus melakukan terobosan dalam kepemimpinannya di Kabupaten Batang. Bupati muda berusia 35 tahun ini membuat gebrakan baru dalam reformasi birokrasi dengan membongkar pola lama pengembangan karier Apartur Sipil Negara (ASN).
Sistem penunjukan dan rekomendasi untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan kini ditinggalkan dan di ganti dengan seleksi terbuka berbasis ranking. Sehingga setiap ASN yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing. Kebijakan tersebut di tegaskan dirinya seusai melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (3/9).
Faiz mengatakan, perubahan mekanisme tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem meritokrasi dalam birokrasi. Nantinya, ASN yang memenuhi persyaratan akan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi Diklat Pim.
”Ke depan Diklatpim di Kabupaten Batang sudah tidak lagi berdasarkan penunjukan, tetapi berdasarkan seleksi. Nanti kita akan buka seleksi, siapa pun ingin ikut sebagai peserta Diklatpim silakan daftar dan nanti ranking yang terbaik itulah yang akan kita kirim,” ujarnya.
Menurut Faiz, pola lama yang mengandalkan rekomendasi memiliki keterbatasan karena jumlah pegawai yang bisa direkomendasikan tidak banyak. Kondisi tersebut dinilai membuat kesempatan pengembangan karier belum sepenuhnya terbuka bagi seluruh ASN.
”Selama ini kita hanya bisa memberikan rekomendasi-rekomendasi yang itu pun juga pasti akan sangat terbatas. Dengan ini kan membuat semua orang punya kesempatan yang sama,” tegasnya.
Faiz berharap, sistem kompetitif tersebut dapat mendorong ASN meningkatkan kinerja dan profesionalismenya. Kesempatan untuk mengembangkan karier, kata dia, harus berbanding lurus dengan kualitas kerja dan kompetensi pegawai.



