SLAWI, smpantura – Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat dan daerah. Hal tersebut di sampaikannya saat menghadiri kegiatan Mujahadah Kubro dan Baiatan Thoriqoh Syadziliyah Parakan, Minggu (9/8/2026).
Acara ini di hadiri oleh para ulama, pengasuh pesantren, pengurus Thoriqoh Syadziliyah, serta masyarakat luas. Kehadiran berbagai elemen ini dinilai memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi ukhuwah islamiyah.
Dalam sambutannya, Kholid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti mujahadah memiliki peran krusial dalam membangun ketahanan moral dan spiritual warga. Ia juga menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak boleh hanya di ukur dari aspek fisik dan ekonomi. Melainkan harus seimbang dengan penguatan iman serta kehidupan sosial.
“Pembangunan tidak hanya soal bagaimana daerah kita maju secara fisik dan ekonomi. Tetapi juga bagaimana masyarakatnya memiliki keimanan, kepedulian, dan kehidupan sosial yang baik,” ujar Kholid.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun Kabupaten Tegal. Sinergi berkelanjutan dengan para ulama dan pesantren sangat di butuhkan agar program pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan sinergi dari para ulama, pesantren, dan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga persatuan, gotong royong, dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Tegal,” tambahnya.
Kholid berharap semangat mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial dari acara ini dapat terus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.



