BATANG, smpantura – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak dugaan keracunan makanan di Kabupaten Batang. Wapres memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal hingga pulih serta tidak terbebani biaya pengobatan.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau kondisi para pasien yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung dan Puskesmas Bawang.
”Prioritas pertama adalah kesehatan korban. Pasien yang masih di rawat harus mendapat pelayanan sampai pulih, sementara warga yang sudah pulang tetapi keluhannya kembali muncul harus tetap mudah mengakses pemeriksaan lanjutan,” katanya saat di temui di RSUD Limpung, Kabupaten Batang, Senin (28/9).
Di RSUD Limpung, Wapres berdialog dengan salah satu pasien anak, Arsenio, yang telah menjalani perawatan selama empat hari. Wapres menanyakan kondisi Arsenio yang mengaku sudah membaik dan tidak lagi mengalami diare, pusing, mual, maupun muntah.
”Oke, Arsenio kamu boleh pulang, ya, hari ini,” tuturnya.
Wapres kemudian berpesan agar Arsenio dapat segera kembali bersekolah setelah kondisinya pulih.
Selain anak-anak, terdapat pula pasien dewasa yang menjalani perawatan akibat kejadian tersebut. Salah satunya adalah Eka Maria Zulfa. Saat menjenguk Eka di Puskesmas Bawang, Wapres menanyakan kondisi kesehatannya. Eka menyampaikan bahwa dirinya masih mengalami sakit perut dan rasa melilit.
“Segera pulih, Bu. Kalau masih ada keluhan-keluhan di laporkan ke sini ya. Obat-obat yang sudah di berikan di konsumsi ya,” pesan Wapres.
Permohonan Maaf
Wapres juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang di alami serta meminta pasien beristirahat hingga kondisinya benar-benar pulih.



