“Jabatan ini adalah amanah. Saya menuntut saudara-saudara untuk bekerja secara profesional, akuntabel, dan mampu menciptakan sistem kerja yang efektif. Jadilah pemimpin yang memberi teladan dan kolaboratif,” katanya.
Khusus kepada para Kepala UOBF Puskesmas yang baru di lantik, lanjut dia, sebagai garda terdepan Puskesmas di minta untuk menjadi solusi nyata atas tantangan kesehatan di Brebes. Seperti dalam penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta perluasan akses layanan kesehatan. Untuk menjawab tantangan tersebut, pihaknya mendorong program unggulan Nakes Door to Door. Program yang di rancang agar tenaga kesehatan (nakes) proaktif mendatangi rumah warga secara langsung.
“Saya instruksikan kepada seluruh Kepala Puskesmas agar menjadikan Nakes Door to Door sebagai prioritas utama. Lakukan pendataan akurat dan libatkan kader kesehatan serta lintas sektor agar program ini berkelanjutan,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk pejabat manajerial, pihaknya berpesan agar mampu mengelola sumber daya dengan bijak dan mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamika masyarakat yang tinggi.
“Saya berharap wajah baru birokrasi di lingkungan Pemkab Brebes dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. (**)


