BATANG, smpantura – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang melaksanakan kegiatan pertanian dengan menanam bibit terong di lahan pertanian yang terletak di kawasan brandgang. Kegiatan ini di pimpin oleh Kasubsi Giatja, Rizal Eka Prasetya Maduraga dan juga para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
”Ini merupakan bagian dari dukungan Lapas Batang terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Jose Quelo.
Dia menjelaskan, pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang di maksud adalah pada poin kedua. Yaitu memberdayakan peran WBP untuk mendukung ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan yang bermanfaat bagi WBP, khususnya dalam bidang pertanian.
” Melalui kegiatan ini, Lapas Batang berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di kawasan brandgang untuk mendukung program ketahanan pangan,” tuturnya.
Penanaman bibit terong ini, lanjut Jose, di harapkan tidak hanya menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat. Tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan nyata kepada WBP. Lapas Batang, lanjut dia, juga terus berkomitmen melaksanakan pelatihan yang produktif dan inovatif.
” Harapannya ini dapat memberikan bekal keterampilan yang berguna bagi WBP setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya. **


