Jawa Tengah Disebut Pimpin Indonesia dalam Pembentukan dan Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

SEMARANG, smpantura – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan apresiasi kepada Gubernur Ahmad Luthfi atas keberhasilan Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pembentukan dan operasional KDKMP terbanyak di Indonesia. Menurut Zulkifli, pencapaian ini sangat mendukung tercapainya target operasional 10.000 KDKMP di seluruh Indonesia.

“Tertinggi, seluruh Indonesia itu Jawa Tengah tertinggi. Ada 1.750 unit. Target kami kan 10 ribu, kalau Jawa Tengah saja 2.000, aman kita,” kata Zulkifli Hasan, saat Rapat Koordinasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, Satgas Kabupaten/Kota terkait Percepatan Operasional KDKMP Provinsi Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 28 Agustus 2025.

Zulkifli menambahkan, terkait permodalan KDKMP, plafon Rp3,5 miliar dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan. Tinggal aturan teknis yang dalam rapat tersebut termasuk dalam pembahasan.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, dari 8.523 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah, sebanyak 1.750 koperasi sudah beroperasional hingga saat ini. Sisanya sebanyak 6.773 KDKMP masih belum operasional karena masih tahap persiapan.

BACA JUGA :  Ahmad Luthfi Resmi Menutup Soloraya Great Sale 2025, Panen Apresiasi dari Berbagai Pihak

“Total modal kurang lebih Rp 22,4 miliar dan jumlah anggota 117.661 orang. Sebanyak 6.773 koperasi yang belum operasional itu, minimal sudah punya gerai dan menunggu petunjuk Dinas Koperasi dan UMKM yang kita dorong untuk mendampingi,” kata Ahmad Luthfi

Dari 1.750 unit KDKMP tersebut, lanjutnya, sebanyak 1.444 unit koperasi bergerak pada sektor potensi usaha lain seperti Lalu Pandai, Pertanian, Peternakan, Elpiji, dan lain-lain. Sementara 306 unit koperasi pada sektor utama bisnis KDKMP yaitu sembako, apotek, klinik kesehatan, gudang/cold storage, kendaraan logistik, dan simpan pinjam.

error: