Slawi  

Bupati Tegal H Ischak Apresiasi Pembangunan Pondok Khusus Disabilitas

Sarasehan ke-380 YAUMI Tegal

SERAHKAN SODAQOH : Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman menyerahkan dana sodaqoh yang dikumpulkan YAUMI kepada Camat Bojong, Drs Mochamad Dhomiri saat Sarasehan ke-380 yang digelar di Masjid Attaqwa, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, pada Kamis malam (18/12/2025).

SLAWI, smpantura – Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman mengapresiasi Yayasan Amal Umat Islam (YAUMI) Kabupaten Tegal yang akan membangun pondok pesantren di Pagiyanten, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Hal itu di sampaikan Bupati Tegal H Ischak saat Sarasehan ke-380 yang di gelar di Masjid Attaqwa, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, pada Kamis malam (18/12/2025).

Pada sarasehan kali ini, dana sodaqoh yang berhasil di himpun mencapai Rp 68.859.100. Uang tersebut bersumber dari sodaqoh Pokja Dinas, Instansi, Badan tingkat Kabupaten, Pokja Kecamatan, dan BUMD. Lalu, Pokja SMP/MTs/SMA/SMK/MA, KWK, Dikbud Kecamatan dan umat islam se-Kabupaten Tegal.

Sebagai bentuk pemanfaatan dana yang berdampak langsung bagi masyarakat, 60 persen dari total dana tersebut di serahkan kepada Camat Bojong. Untuk mendukung pembangunan dan fasilitas keagamaan di wilayah Kecamatan Bojong. Penyerahan bantuan di lakukan secara simbolis oleh Bupati Tegal kepada Camat Bojong. Dan di lakukan di hadapan para jamaah dan undangan yang hadir.

BACA JUGA :  Dana Desa 2026 di Kabupaten Tegal Anjlok 65 Persen, Rp300 Juta Perdesa

“Kami mengapresiasi tinggi atas rencana YAUMI membangun pondok pesantren khusus penyandang disabilitas yang akan di bangun di Pagiyanten Kecamatan Adiwerna. Inisiatif ini bentuk kepedulian luar biasa terhadap anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Bupati Ischak.

Anak Istimewa

Di katakan, anak-anak disabilitas adalah anak-anak istimewa. Para ustaz yang kelak mengabdikan diri untuk mendidik mereka insyaallah akan memperoleh pahala yang luar biasa.

“Kami juga mengapresiasi peran aktif YAUMI yang selama ini konsisten mendampingi masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial,” ujar Mas Ischak.