Slawi  

Banjir Melanda Sejumlah Desa di Kabupaten Tegal

Bupati: Perlu Normalisasi Sungai 

SLAWI, smpantura – Hujan deras yang terjadi pada Rabu (4/1), mengakibatkan sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Tegal terendam banjir. Hujan deras terjadi sejak pukul 16.00 dan reda pukul 22.00.

Dari informasi yang dihimpun Suara Merdeka, ribuan rumah di sejumlah kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi , dari 10 sentimeter hingga 70 sentimeter.

Beberapa wilayah terdampak banjir adalah Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu. Yakni di RT 1 RW 1 sebanyak 60 rumah dan di RT 2 RW 1 sebanyak 50 rumah, Desa Duren Sawit dan Desa Kesuben.

Di Kecamatan Balapulang, banjir merendam 15 rumah warga di wilayah RW 1, 2, 4 dan 8, dan 15 rumah di RT 4 RW 1 Desa Balapulang Kulon dan SDN 03 Balapulang Kulon.

Selanjutnya di Kecamatan Adiwerna, banjir merendam pemukiman warga di Desa Tembok Banjaran, Tembok Lor dan Desa Kaliwadas. Tak hanya rumah,sejumlah sekolah dan madrasah juga terendam banjir seperti SD Budi Mulya Muhammadiyah Tembok Banjaran.

BACA JUGA :  Batik Ciprat Jadi Seragam ASN, Pemkab Tegal Diharap Berpihak Pada Penyandang Disabilitas

Kemudian di Kecamatan Dukuhwaru banjir terjadi di RT 2 RW 2 Desa Kabunan. Di Kecamatan Dukuhturi banjir terjadi di Desa Kupu, Desa Sidakaton, Desa Dukuhturi dan Desa Ketanggungan.

Sementara di wilayah Pantura, banjir merendam pemukiman warga di Desa Banjaragung dan Desa Warureja, Kecamatan Warureja.

Di Kecamatan Kramat, banjir merendam 280 rumah warga di RT 1,2,3,4, RW 2 Desa Plumbungan dan Desa Kemuning . Sementara itu, di wilayah Kecamatan Suradadi banjir terjadi di RW 3,4,5, dan 7 , Desa Sidaharja.

Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Kepala OPD meninjau sejumlah wilayah terdampak banjir, Kamis (6/1) pagi.

Menurut Umi, banjir yang terjadi di sejumlah desa akibat faktor hujan lebat yang terjadi sejak sore hingga malam hari. Beberapa wilayah rutin mengalami banjir setiap tahun.

error: