Longsor Bongas Pemalang, Dua Korban Tertimbun Ternyata Ayah dan Anak

PEMALANG, smpantura – Dua warga yang tertimbun tanah longsor di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, pada Minggu pagi 25 Januari 2026, di ketahui merupakan ayah dan anak.

Kedua korban masing-masing bernama Hamim (60) dan putranya, Aksinudin (40). Mereka di duga tertimbun material longsor saat sedang beraktivitas di area persawahan milik keluarga.

Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan di dahului suara gemuruh dari arah perbukitan. Awalnya warga sekitar belum menyadari adanya kejadian tersebut.

Kepastian longsor di ketahui setelah seorang warga yang pulang dari kebun. Datang sambil menangis dan mengabarkan bahwa telah terjadi longsoran di sawah milik Hamim. Warga kemudian teringat bahwa sejak pagi Hamim dan anaknya sudah berangkat ke sawah.

BACA JUGA :  Dinsos PPKB Gelar Sekolah Perempuan Sekoper Permata Angkatan II

Mendengar kabar tersebut, warga bersama keluarga korban langsung mendatangi lokasi dan berupaya memanggil kedua korban. Namun, tidak ada jawaban dari area longsoran.

“Setelah dipanggil berkali-kali dan tidak ada respons, kami bersama keluarga menyimpulkan bahwa keduanya tertimbun longsor,” ujar Edi Supriyanto, tetangga korban, di Posko SAR Siranti Bongas.

Tanah longsor terjadi di kawasan Perhutani Dukuh Siranti, Desa Bongas, dan di duga di picu hujan dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah yang labil.

Proses pencarian korban melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa dan kecamatan, serta dibantu masyarakat setempat.