Gaya Kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi Disorot

SAMBUTAN: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjampaikan smabutan pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Jawa Tengah Tahun 2026 di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026).

SEMARANG, smpantura – Sejumlah anggota DPRD Jawa Tengah ramai memberikan perhatian terhadap pola kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi menjelang satu tahun masa jabatannya. Ahmad Luthfi di nilai menerapkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda di bandingkan kepala daerah lain, dengan menekankan kerja nyata dan minim pencitraan. Fokus pada substansi kerja tersebut membuatnya tidak sering tampil di ruang publik, terlebih untuk kepentingan popularitas.

Pendekatan kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi tersebut mendapat respons positif dari berbagai fraksi di DPRD Jawa Tengah, mulai dari PKS, Golkar, hingga PDIP yang sebelumnya menjadi rival koalisi pada Pemilu 2024.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, menegaskan bahwa penilaian kinerja gubernur dan wakil gubernur tidak dapat di ukur hanya dari intensitas kehadiran di tengah masyarakat. Menurutnya, indikator utama kinerja adalah keberhasilan pelaksanaan program dan dampak nyata yang di rasakan warga.

BACA JUGA :  Mahasiswa Farmasi Poltek Harber Kunjungi Industri di Jatim dan Bali

Ia mencontohkan penurunan angka kemiskinan serta program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang manfaatnya di rasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, Ida menyebut sejumlah program lain yang telah terealisasi. Seperti penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, pemberian insentif bagi guru agama, hingga pengembangan pondok pesantren, yang di nilai memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Pak Gubernur ini model kepemimpinannya bukan pencitraan. Beliau berdua (bersama wagub Taj Yasin) melakukan kerja-kerja substansial. Program itu tadi sepertinya tidak nampak dan tidak populer, tapi masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata Farida yang duduk di Komisi E, Senin 2 februari 2026.