SEMARANG, smpantura – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, kini resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan capaian IPK sempurna 4,00 serta predikat Summa Cumlaude. Keberhasilan akademik tersebut diumumkan dalam sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung pada Sabtu (14/2).
Dalam sidang tersebut, ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul ” Rekonstruksi Regulasi Proyek Strategis Nasional Berbasis Nilai Keadilan Ekologis”.
”Alhamdulillah hari ini sidang promosi Doktor Ilmu Hukum saya bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan predikat Summa Cumluade IPK 4.0. Tentu saya bersyukur kepada Allah SWT yang melancarkan persiapan dan juga penelitian kami selama ini,” ujarnya di Ruang Sidang Fakultas Hukum Unissula Semarang.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan promotor. Yakni Rektor Unissula sekaligus Guru Besar Ilmu Hukum Prof. Dr. Gunarto; Dekan Fakultas Hukum Unissula sekaligus Guru Besar Hukum Administrasi Negara Prof. Dr. Jawade Hafidz; serta Guru Besar Ilmu Hukum Unissula Prof. Dr. Hj. Anis Mashdurohatun.
Sementara itu, kualitas disertasi Saleh di uji oleh tim penguji lintas sektor, yakni Prof. Dr. Ali Masyhar Mursyid selaku Dekan Fakultas Hukum Unnes; Prof. Dr. Mahmutarom selaku Guru Besar Hukum Pidana di Unwahas Semarang; Dr. H. Wihaji selaku Doktor Ilmu Lingkungan yang saat ini menjabat Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN; serta Prof. Atta Abdullati Alsonbati selaku Dekan Fakultas Hukum dan Syariah Universitas Al-Azhar Mesir.
Turut hadir sejumlah tokoh penting. Mulai dari anggota DPR RI Fraksi Golkar, pimpinan DPRD Jateng, jajaran pengurus dan kader Partai Golkar Jateng, serta sejumlah bupati di Jawa Tengah. Dalam sidang tersebut, Mohammad Saleh menyampaikan disertasi ini berangkat dari keprihatinan atas pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dalam praktiknya belum sepenuhnya mencerminkan nilai keadilan ekologis. Kondisi ini, menurutnya, menimbulkan berbagai persoalan lingkungan, sosial, dan agraria.


