BREBES, smpantura – Tebing di bantaran Sungai Pemali, Desa Kebandungan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, terkikis sepanjang sekitar 500 meter akibat abrasi. Sedikitnya 12 rumah warga kini berada dalam kondisi rawan karena jaraknya semakin dekat dengan bibir sungai.
Kades Kebandungan, Wirsad, mengatakan, pengikisan terjadi bertahap saat debit Sungai Pemali meningkat dan meluap. Arus deras menggerus bagian bawah tebing hingga tanah di atasnya runtuh dan membentuk longsoran memanjang mengikuti alur sungai.
“Jarak bibir sungai dengan rumah terdekat tinggal sekitar 1,5 meter. Kalau terjadi hujan deras lagi, kami khawatir gerusan semakin melebar,” ujar Wirsad, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, sebanyak 12 rumah masuk kategori terdampak dan berpotensi terancam apabila terjadi banjir susulan. Selain permukiman, abrasi juga merusak lahan persawahan warga di sekitar lokasi.
Pemerintah desa bersama warga telah melakukan penanganan darurat dengan memasang karung pasir dan material penahan di sejumlah titik rawan. Namun upaya tersebut dinilai belum cukup untuk menahan laju abrasi jika debit sungai kembali meningkat.
Camat Bantarkawung melalui Pelaksana Tugas (Plt) Trantib, Santoso, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan lapangan dan meneruskan laporan ke Pemerintah Kabupaten Brebes.
“Kondisinya memang perlu perhatian segera karena gerusan mendekati rumah warga,” katanya. (**)


