Jalur Pemalang Selatan Rawan Terjadi Pohon Tumbang

PEMALANG, smpantura – Para pemudik atau masyarakat yang melintas jalur Kabupaten Pemalang selatan dihimbau mewaspadai bahaya pohon tumbang. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Wardoyo, Selasa (10/3).

“Pada masa arus mudik tahun 2026 ini, salah satu hal yang perlu diwaspadai terkait kondisi cuaca ekstrem. Banjir bandang, tanah longsor, maupun pohon tumbang kerap terjadi saat ini, khususnya di wilayah Pemalang selatan,” ujar Wardoyo.

Ia mengatakan, pihaknya menghimbau pada masyarakat maupun pemudik untuk selalu waspada terhadap ancaman pohon tumbang. Jalur dari Kota Pemalang menuju selatan banyak melewati hutan, dan sering terjadi pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Apabila sedang terjadi hujan deras dan angin kencang, lebih baik menunda perjalanan atau berhenti sejenak menunggu kondisi membaik.

BACA JUGA :  Pengusaha Percetakan Raih Mobil Listrik

“Saya mengingatkan para pengendara agar berhati-hati, terutama saat melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan besar di tepi jalan. Kondisi angin kencang berpotensi menyebabkan ranting patah bahkan pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.

Dia mengatakan, pihaknya menghimbau pada pemerintah daerah melalui instansi terkait agar melakukan pemantauan serta pemangkasan beberapa pohon yang dinilai rawan tumbang. Hal itu guna meminimalisir risiko kecelakaan. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berpotensi membahayakan di sekitar jalan raya. (**)