TEGAL, smpantura – Inflasi di Kota Tegal menjelang Lebaran mulai mengalami kenaikan.
Data terbaru menunjukkan inflasi Februari 2026 tercatat sebesar 0,86 persen secara bulanan dan 4,97 persen secara tahunan.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Tegal, Eman Sulaeman mengatakan, kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi sejumlah komoditas pangan, terutama beras, daging ayam ras dan cabai rawit.
Menurut Eman, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar lonjakan harga tidak semakin tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Beberapa komoditas yang memengaruhi inflasi antara lain beras, daging ayam ras dan cabai rawit.
“Perlu langkah antisipasi seperti operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran,” ujar Eman saat High Level Meeting TPID Kota Tegal, Jumat 13 Maret 2026.
Pertemuan yang digelar di Ruang Adipura tersebut membahas berbagai langkah pengendalian inflasi sekaligus memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Lebaran.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di wilayahnya.
Dalam rapat itu, sejumlah instansi terkait juga menyampaikan kondisi stok bahan pokok dan energi.
Perwakilan Pertamina Patra Niaga dari Fuel Terminal Tegal memastikan stok BBM dalam kondisi aman untuk menghadapi arus mudik, lebaran hingga arus balik.
Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Cabang Tegal menyampaikan ketersediaan beras masih mencukupi dan distribusi akan terus dilakukan sesuai kebutuhan pasar. (**)


