SLAWI, smpantura – Menteri Agama (Menag) RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA mengajarkan tentang keistimewaan malam hari. Hal itu di sampaikan dalam dalam Haul Akbar Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jamaah (JATMA Aswaja) di Masjid Jami Baitussholihin, Desa Kebasen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Minggu (5/4/2026).
Haul Akbar yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan ulama kharismatik. Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, di antaranya Ketua Umum JATMA Aswaja Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A., Habib Alwi Zahir Mohammad Al Habsyi, Sekretaris Jenderal PB JATMA Aswaja H. Helmy Faishal Zaini, serta Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid. Suasana haul semakin khusyuk dengan iringan lantunan shalawat dari Majelis Maulidurrosul Tegal yang menggema di area masjid.
KH Nasaruddin Umar mengatakan, untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT, para jamaah harus memahami keistimewaan malam hari.
“Barang siapa yang ingin mencapai derajat tinggi di sisi Allah, hendaknya memperbanyak ibadah di malam hari. Pada waktu itu, jarak antara hamba dan Tuhannya sangat dekat,” kata Menang RI itu.
Sekretaris Jenderal PB JATMA Aswaja, H. Helmy Faishal Zaini, menjelaskan bahwa haul ini menjadi momen untuk mendoakan para masyayikh dan mursyid thoriqoh dari berbagai tarekat di dunia.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan bangsa Indonesia agar tetap kuat, kokoh, dan damai di tengah dinamika global.
“Dengan doa, maulid, dan shalawat yang kita lantunkan, semoga Indonesia menjadi bangsa yang kokoh di masa mendatang,” ujarnya.


