Ahmad Luthfi dan Gus Yusuf Bahas Pengentasan Kemiskinan Terpadu Hingga Stok BBM di Daerah

MAGELANG, smpantura – Upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah terus didorong melalui pendekatan yang lebih terpadu dan menyeluruh. Selain membahas strategi pengentasan kemiskinan, keduanya juga menyoroti potensi dampak gejolak global terhadap stabilitas harga minyak dan ketahanan energi di daerah.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dengan pengasuh pondok pesantren Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau yang akrab disapa Gus Yusuf, Senin (6/4/2026).

Pertemuan di Ponpes API Tegalrejo tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Keduanya membahas pentingnya intervensi lintas sektor agar penanganan kemiskinan tidak berjalan parsial. Ahmad Luthfi yang datang bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disambut langsung Gus Yusuf dengan jabat tangan dan pelukan erat.

BACA JUGA :  Bank Jateng Bagi Dividen Rp 1,12 trilliun, Sekda: Masyarakat Harus Bangga

Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam menjawab berbagai persoalan strategis, khususnya yang menyangkut kesejahteraan masyarakat.

Dalam perbincangan, Ahmad Luthfi menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatan yang dilakukan harus menyentuh berbagai sektor secara menyeluruh.

“Pengentasan kemiskinan harus terpola, tidak bisa sendiri-sendiri. Tidak hanya soal perut dan tempat tinggal, tapi juga pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, intervensi pemerintah tidak cukup hanya pada program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), melainkan harus diiringi langkah konkret di sektor lain agar dampaknya berkelanjutan.