Ahmad Luthfi dan Zulkifli Hasan Tinjau Koperasi Kelurahan Merah Putih Gedawang Semarang yang Capai Omzet Rp 48 Juta dalam Waktu 1,5 Bulan

Terkait gerai sembako dan elpiji, sudah terjalin kerja sama dengan instansi untuk pasokan. Misalnya gas berkerja sama dengan Pertamina, beras dengan Bulog, dan supplier lain untuk bahan pokok lainnya. Dengan begitu, kata Anis, harga beli lebih rendah, sehingga harga jual ke masyarakat juga tidak mahal.

“Margin yang kita ambil sedikit, masalah harga terjangkau. Warung warga juga ambil barang di sini. Pedagang di sini tidak keberatan, justru terbantu. Kalau yang beli itu pedagang atau untuk dijual lagi, kami kasih harga di bawah eceran, jadi harga grosiran,” jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau langsung KKMP Gedawang. Tinjauan tersebut dilakukan sebelum Rapat Koordinasi Percepatan Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Jalan Parakan-Patean yang Dikeluhkan Diaspal Ulang Setelah 15 Tahun

“Baru saja kita meninjau KKMP Gedawang Kota Semarang. Di bawah koordinasi Wali Kota dan Gubernur Jawa Tengah. Top ini Gubernur dan Wali Kotanya. Tadi kita lihat sudah berjalan, bertahap, sekarang baru ada sembako. Gudang belum, nanti akan dibangun di belakang. Penting jalan dulu,” ujar Zulhas, sapaan akrabnya, usai peninjauan.

Zulhas juga mengapresiasi langkah Provinsi Jawa Tengah karena sudah mencapai seribu lebih Koperasi Merah Putih yang sudah operasional. Di Pulau Jawa, bulan ini ia menargetkan ada 5.000 koperasi yang operasional.

“Nanti diharapkan ekonomi pemberdayaan bisa lahir dari desa dan kelurahan. Kalau itu sudah bisa tumbuh, kita akan ubah mainset masyarakat. Intinya ini tidak ada bantuan-bantuan, ini pemberdayaan,” katanya.

error: