Banyak informasi yang beredar dinilai tidak utuh, bahkan berupa potongan video yang digabungkan sehingga menimbulkan persepsi keliru dan berpotensi melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Apapun yang dikatakan masyarakat di media sosial adalah cambuk bagi kita sebagai pejabat publik untuk lebih giat bekerja. Saya yakin masyarakat Jawa Tengah masih punya hati nurani dalam rangka tepa selira dan gotong royong dalam membangun Jawa Tengah,” ungkap Ahmad Luthfi.
Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah provinsi untuk menyelesaikan persoalan yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, relawan diharapkan dapat membantu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. (**)


