Pihaknya menegaskan, Polri selalu terbuka terhadap kritik dan masukan, sebagai bagian dari proses pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
”Masukan dan kritik adalah energi untuk berbenah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tandas dia.
Kombes Artanto menegaskan, Polda Jateng juga memastikan pelayanan kepolisian dalam kegiatan, di lakukan secara humanis dan proporsional. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif, guna menjaga situasi tetap aman, tanpa mengurangi ruang berekspresi.
Seluruh rangkaian aksi unjuk rasa itu, berakhir pukul 19.15 WIB, dan peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.
Menutup kegiatan pelayanan tersebut, seluruh petugas yang terlibat kemudian melaksanakan apel konsolidasi dan berdoa bersama sebagai rasa syukur atas berakhirnya aksi dalam keadaan aman dan terkendali. (**)


