Tegal  

Arus Balik Malam Meningkat, Pantura Diantisipasi Macet

MENGATUR LALIN : Personel Polres Tegal Kota yang siaga di jalur pantura dan dalam kota, tak henti mengatur arus balik lalu lintas kendaraan menuju Jakarta, saat malam hari.

Dengan situasi yang kondisi seperti itu, jajaran Polres Tegal Kota yang tengah menggelar ”Operasi Ketupat Candi 2026”, menindaklanjuti dengan membentuk tim pengawalan khusus pengendara sepeda motor, saat arus balik lebaran. Sejumlah personel polisi yang siaga di tepi jalur pantura, memberi lampu isyarat untuk memandu pemotor, agar tetap melaju pelan, tidak mengebut dan tidak saling menyalip.

Selain mengingatkan dengan lampu isyarat kedap kedip warna merah, terkadang juga menerjunkan petugas dari Unit Patwal Satlantas, dengan sepeda motornya berada paling depan, untuk mengawal pemotor sampai perbatasan Brebes.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya mengatakan, personel yang siaga di jalur pantura dan jalur tengah Kota Tegal, selain memantau situasi arus balik kendaraan, juga akan memandu pengendara sepeda motor maupun mobil pribadi untuk menjaga jarak dan kecepatan laju kendaraan.

”Ya petugas akan menyarankan agar pengendara jangan ngebut dan saling menyalip. Apalagi kalau pas habis hujan, jalanan menjadi licin. Jadi harus hati hati dan waspada, demi keselamatan bersama, ” terang Kapolres Tegal Kota, didampingi Kabag Ops Kompol Nur Cholis dan Kasat Lantas AKP Suyit Munandar.

BACA JUGA :  BGN Gelar Bimtek Serentak untuk 35 Ribu Penjamah Pangan di Pulau Jawa

Dia mengungkapkan, fokus pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas balik Lebaran tahun ini, tak hanya di jalur pantura. Tapi lokasi lain yang rawan kecelakaan lalu lintas juga mendapat perhatian serius. Antara lain di sejumlah perlintasan rel kereta api (KA), yang kondisinya bergelombang dan licin.

Kemudian antisipasi kemacetan arus lalu lintas, yang dipadati ribuan pengendara sepeda motor dan mobil pribadi. ”Karena bila di jalur tol volume kendaraan roda empat padat merayap, ada kemungkinan pengendara memilih jalur pantura dalam Kota Tegal. Ini yang harus dipantau dan diwaspadai, agar arus lalu lintas yang ramai, tetap bisa lancar, aman dan terkendali, ” ucap Kapolres Tegal Kota. (**)