Asal Usul Kelurahan Widuri Pemalang, Sosok Nyai Widuri Penyelamat Pangeran Purbaya

PEMALANG, smpantura – Kelurahan Widuri, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Pemalang. Kelurahan yang memiliki potensi keindahan laut ini, menyimpan banyak cerita heroik.

Sosok Nyai Widuri menjadi tokoh central asal usul nama kelurahan tersebut. Di kisahkan di channel YouTube Ngromyah Medeni (Ngromed), kisah Nyai Tanjang hidup bersama suaminya di pesisir pantai Laut Jawa pada abad 15. Pada waktu itu, pesisir utara Jawa Tengah masih banyak terdapat hutan dan rawa-rawa, sehingga warga yang tinggal pinggiran daerah itu pun masih sedikit.

Kisah ini bermula saat Kerajaan Mataram hendak menyerang Batavia. Pangeran Purbaya yang menjadi pemimpin pasukan ratusan orang, di tugaskan untuk menjaga wilayah Kabupaten Pemalang. Punggawa Kerajaaan Mataram itu, mengemban tugas menumpas pemberontakan yang di pimpin oleh Salingsingan di Cirebon. Salingsingan ingin menguasai Tanah Jawa dari Mataram.

BACA JUGA :  Sampak Tegalan, Penjaga Gawang Tradisi Seni Masyarakat Tegal

Pasukan Pangeran Purbaya hanya sedikit, karena banyak yang tidak mau berperang dengan Salingsingan. Pasukan Mataram itu ingin menyusul pasukan Mataram lainnya ke Batavia. Akhirnya, Pangeran Purbaya dengan pasukannya bertempur dengan pasukan Salingsing yang jumlahnya lebih banyak. Pada akhirnya, pertempuran berlangsung dan pasukan Pangeran Purbaya kalah.

Dalam pelariannya di kejar pasukan Salingsingan, Pangeran Purbaya dengan luka-luka melarikan diri ke wilayah pesisir pantai Pemalang. Pangeran Purbaya bertemu dengan Nyai Tanjang yang tengah berada di kebun semangka. Melihat Pangeran Purbaya yang mengalami luka parah, Nyai Tanjang sempat ketakutan. Namun, Pangeran Purbaya meyakinkan bahwa ia merupakan punggawa kerajaan Mataram yang sedang di kejar kawanan pemberontak.