Slawi  

Bantu Warga Desa Padasari, Disiapkan Tenda Pengungsian dan Truk Dalmas

DISIAPKAN: Tenda pengungsian dan truk dalmas disiapkan Polres Tegal.untuk membantu warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal yang terdampak tanah bergerak.

SLAWI, smpantura – Polres Tegal bersama BPBD, TNI, PMI, pemerintah desa, dan relawan melakukan langkah cepat dengan mendirikan tenda pengungsian serta dapur umum bagi masyarakat terdampak tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Selasa (3/2/2026).

Pendirian sarana pengungsian tersebut guna memastikan kebutuhan dasar warga dan santri yang terdampak dapat terpenuhi. Sekaligus memberikan rasa aman selama proses penanganan bencana berlangsung.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan bahwa Polri bersama seluruh unsur terkait menghadirkan tenda pengungsian dan dapur umum sebagai bentuk kepedulian kepada warga terdampak. Langkah tersebut di lakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan serta pelayanan yang optimal selama masa tanggap darurat.

“Kami memastikan warga terdampak mendapatkan tempat yang aman serta kebutuhan logistik yang memadai. Ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ungkap Kapolres Tegal.

BACA JUGA :  PAC GP Ansor Kecamatan Margasari Sukseskan Kirab Hari Santri Nasional 2024

Tenda pengungsian di dirikan di lokasi yang di nilai aman dan strategis. Sementara dapur umum di fungsikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi para pengungsi. Seluruh kegiatan di lakukan secara terpadu dengan melibatkan instansi terkait dan relawan setempat.

Pemantauan

Selain itu, petugas gabungan juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi terdampak. Serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Sementara itu, Polres Tegal mengerahkan mobil patroli dan truk Dalmas untuk membantu penanganan bencana tanah bergerak di Dukuh Tigasari, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, pada Rabu (4/2/2026). Kendaraan tersebut di gunakan untuk mendukung proses evakuasi warga dan santri yang terdampak.