Tegal  

Baznas Kembangkan 4.700 Zmart Nasional Percepat Pengentasan Kemiskinan

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, melaunching Zmart untuk wilayah Tegal, Brebes dan Pemalang di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Rabu 25 Februari 2026.

TEGAL, smpantura – Ketua Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas RI, Noor Achmad, meresmikan secara simbolis 150 unit Zmart di wilayah Kota Tegal, Brebes dan Pemalang, Rabu 25 Februari 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional Baznas dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui bantuan produktif.

Peresmian yang di gelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, itu menandai komitmen Baznas memperluas jaringan Zmart sebagai warung berbasis zakat yang di kelola masyarakat kurang mampu.

Noor Achmad mengatakan, secara nasional Baznas menargetkan pembentukan 4.700 unit Zmart di seluruh Indonesia.

Di Kota Tegal sendiri, ia mengapresiasi keinginan wali kota agar setiap kelurahan memiliki lima unit Zmart, sehingga di masing-masing RW terdapat warung binaan Baznas.

Menurut Noor, kehadiran Zmart tidak di maksudkan untuk bersaing secara destruktif dengan ritel modern seperti Indomaret maupun Alfamart serta koperasi merah putih yang ada.

BACA JUGA :  Tiga Paslon Dapat Jatah Pengawal Pribadi

Program tersebut justru di harapkan berjalan berdampingan dan saling menguatkan ekosistem usaha kecil.

“Saya tidak yakin antara satu dengan yang lainnya saling mematikan. Justru semakin banyak orang berusaha, maka di situlah akan tumbuh persaingan yang sehat,” ujar Noor Achmad.

Noor menjelaskan, Zmart merupakan program yang di gagas sejak 2017 sebagai bantuan sosial produktif.

Mustahik tidak hanya menerima tambahan modal, tetapi juga renovasi toko dan pendampingan manajemen usaha agar mampu naik kelas dan mandiri.

Ketua Baznas Jawa Tengah, Ahmad Daroji, menegaskan bahwa fokus utama lembaganya adalah pengentasan kemiskinan.

Selain Zmart, Baznas juga mengembangkan berbagai program usaha produktif lain seperti ZChicken, ZCoffee, Z-Auto dan Z-Laundry.