Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan pengamanan area, mengevakuasi korban, serta memastikan situasi tetap terkendali. Empat orang di laporkan mengalami luka-luka, dengan rincian satu korban patah kaki dan tiga lainnya mengalami luka bakar serta luka ringan. Seluruh korban telah di bawa ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan perawatan.
Perwira pengendali lapangan, IPDA Taufik Kusuma Wardhana, mengatakan respons cepat tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat dan optimalisasi layanan darurat 110.
“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Prioritas kami pengamanan TKP, evakuasi korban, dan menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Selain penanganan awal, petugas juga melakukan olah TKP, pendataan korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan koordinator rombongan suporter.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi kesiapsiagaan anggota di lapangan serta peran masyarakat dalam pelaporan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan 110 dalam kondisi darurat. Ini bagian dari komitmen kami memberikan perlindungan dan pelayanan,” tegasnya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada bahan menyerupai petasan, namun kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Polres Tegal memastikan situasi di lokasi telah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal. (**)


