Bertahun Menanti, Warga Sragen Kini Nikmati Jalan Mulus

Selain itu, preservasi juga di lakukan di ruas Galeh-Ngrampal sepanjang 1,613 kilometer senilai Rp 11,991 miliar. Yang meliputi perkerasan beton, pelebaran jalan, overlay aspal, dan pembangunan bangunan pelengkap jalan.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jawa Tengah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Ini mimpi panjang warga yang kini terwujud. Kami juga mengalokasikan lebih dari Rp 80 miliar pada tahun ini untuk pembangunan infrastruktur daerah,” katanya.

Warga setempat menyambut gembira perbaikan jalan tersebut. Kepala Desa setempat, Joko Mulyono, mengatakan, kondisi jalan sebelumnya rusak parah dan sulit di lalui, terutama saat musim hujan.

“Terima kasih atas di bangunnya jalan ruas Kuwu-Galeh sampai Ngrampal ini. Ini seperti mimpi. Dulu orang naik sepeda saja susah lewat sini. Sekarang jalannya mulus seperti jalan nasional. Ini sangat membantu aktivitas warga,” ujar Joko.

BACA JUGA :  Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Seniman Jateng Tampil di Jepang

Ruas Kuwu-Galeh-Ngrampal memiliki nilai strategis karena menjadi jalur alternatif penghubung Gesi dan Tanon di Sragen dengan Kradenan di Kabupaten Grobogan. Wilayah tersebut dikenal sebagai sentra pertanian dengan komoditas padi, jagung, dan tebu.

Selain itu, jalur Galeh-Ngrampal juga menjadi akses menuju Exit Tol Sragen Timur di kawasan Pungkruk. Dengan perbaikan infrastruktur tersebut, distribusi hasil pertanian diharapkan semakin efisien dan daya saing produk lokal meningkat di pasar regional maupun nasional. (**)