Menurut Zaenal, pemberian obat cacing memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya membasmi cacing dan larva di saluran pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi serta menurunkan risiko stunting dan anemia pada anak.
“Dengan kondisi tubuh yang lebih sehat, anak di harapkan tumbuh optimal. Dan lebih aktif serta memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik,” kata Zaenal.
Zaenal menegaskan, program pemberian obat cacing d ilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali sebagai langkah pencegahan berkelanjutan. Terutama di wilayah dengan risiko sanitasi yang masih perlu ditingkatkan.
Terkait konsumsi, Zaenal menyebut pemberian obat cacing dapat di tunda apabila anak dalam kondisi sakit atau menjalani pengobatan tertentu.
“Obat dapat di minum kapan saja selama perut tidak kosong. Namun di anjurkan pada malam hari sebelum tidur agar efektivitasnya optimal,” ujar Zaenal. (**)


